Kembali ke Panduan
Mau Jago eFootball? Coba 7 Tips Ini Biar Nggak Gampang Kalah!
PANDUAN

Mau Jago eFootball? Coba 7 Tips Ini Biar Nggak Gampang Kalah!

7 September 2026

Mau Jago eFootball? Coba 7 Tips Ini Biar Nggak Gampang Kalah!

Jago eFootball itu bukan cuma soal punya pemain dengan rating tinggi. Mau jago eFootball dan nggak gampang kalah? Kuncinya justru ada pada cara kamu mengontrol bola, membaca pergerakan lawan, dan mengambil keputusan di momen yang tepat.

Skuad kuat memang membantu, tapi skill tetap jadi penentu. Kalau masih sering kehilangan bola, salah passing, atau pertahanan gampang terbuka, pemain bintang pun bakal kesulitan membawa kamu meraih kemenangan. Nah, coba terapkan 7 tips berikut!

efootball 2026


1. Jangan Terlalu Sering Sprint

Sprint memang berguna untuk mengejar ruang, tapi jangan dipakai sepanjang pertandingan.

Saat membawa bola di area sempit, kurangi sprint agar kontrol lebih mudah. Gunakan sprint ketika pemain punya ruang kosong untuk berlari atau sedang melakukan serangan balik.

Menurut panduan kontrol resmi eFootball, kontrol dribel dan sprint memiliki fungsi berbeda. Jadi, gunakan sesuai situasi, bukan sekadar menekan tombol terus-menerus.

Tips cepat: ada ruang = sprint, ruang sempit = kontrol bola dengan tenang.


2. Lihat Ruang Sebelum Passing

Kesalahan passing sering terjadi karena pemain langsung mengoper tanpa melihat posisi lawan.

Sebelum menekan tombol passing, lihat dulu siapa yang bebas dan ke mana pemain tersebut bergerak. Jangan selalu memberikan bola kepada pemain terdekat.

Coba kombinasikan passing pendek, umpan terobosan, dan pergantian sisi. Permainan kamu akan lebih sulit ditebak dan peluang menciptakan ruang juga semakin besar.

Kalau masih belajar, kamu bisa melihat informasi dan panduan eFootball dari Konami untuk memahami berbagai fitur permainan.


3. Jangan Panik Setelah Kehilangan Bola

Kehilangan bola bukan berarti harus langsung mengejar pemain lawan dengan semua pemain.

Justru, coba tutup jalur passing terlebih dahulu. Arahkan pemain untuk menjaga ruang yang berpotensi digunakan lawan.

Kalau bek tengah terlalu sering keluar dari posisinya, area pertahanan bisa terbuka. Lawan pun tinggal mengirim umpan ke ruang kosong tersebut.

Jadi, kalau ingin jago eFootball, biasakan bertahan dengan kepala dingin.


4. Bertahan dengan Sabar

Menekan lawan memang penting, tetapi jangan dilakukan secara asal.

Gunakan tekanan ketika lawan berada dalam posisi sulit. Saat lawan masih punya banyak opsi passing, lebih baik jaga jarak dan tunggu momen yang tepat.

Kamu juga bisa mempelajari fungsi match-up, pressure, pergantian pemain, hingga tekel melalui panduan kontrol pertahanan eFootball.

Semakin baik posisi pemain bertahan, semakin kecil ruang yang bisa dimanfaatkan lawan.


5. Jangan Terburu-buru Menyerang

Baru mendapatkan bola bukan berarti harus langsung menyerang.

Kalau jalur menuju gawang tertutup, putar bola terlebih dahulu. Oper ke sisi lapangan, tarik pemain lawan keluar dari posisinya, lalu cari celah baru.

Di depan kotak penalti pun jangan asal menembak. Perhatikan posisi kiper, bek, dan sudut tembakan.

Serangan yang sabar sering kali lebih berbahaya daripada serangan yang terburu-buru.


6. Kenali Karakter Pemain

Jangan hanya melihat rating pemain. Kenali juga kelebihan dan gaya bermainnya.

Striker bisa memiliki peran berbeda. Ada yang lebih efektif menerima umpan terobosan, ada yang cocok menjadi target di depan kotak penalti. Begitu juga gelandang dan bek.

Saat kamu memahami karakter pemain, keputusan di lapangan jadi lebih mudah.

Hal ini juga penting saat membangun Dream Team. Kamu bisa melihat informasi Dream Team eFootball untuk memahami sistem pengembangan skuad.


7. Evaluasi Setiap Kekalahan

Kalau kalah, jangan langsung menyalahkan skuad atau rating pemain lawan.

Coba cek penyebabnya:

  • Terlalu sering kehilangan bola?
  • Passing sering dipotong?
  • Bek terlalu mudah keluar posisi?
  • Terlalu sering sprint?
  • Serangan balik lawan selalu berhasil?
  • Banyak peluang tetapi gagal mencetak gol?

Cari satu kesalahan yang paling sering muncul, lalu perbaiki terlebih dahulu.

GG Squad, kebiasaan mengevaluasi permainan seperti ini justru bisa mempercepat perkembangan skill. Dari sini kamu bakal tahu apa yang perlu diperbaiki untuk menjadi jago eFootball.

Castolo


Latihan Sedikit, Tapi Konsisten

Nggak perlu berjam-jam latihan setiap hari. Yang penting, kamu tahu bagian mana yang ingin ditingkatkan.

Hari ini bisa fokus passing, besok latihan bertahan, lalu berikutnya belajar penyelesaian akhir. Kamu juga bisa menggunakan pertandingan melawan AI untuk membiasakan diri dengan kontrol dan pola permainan.

Semakin sering bermain dengan tujuan yang jelas, semakin cepat kamu memahami situasi di lapangan.


Mau Makin Jago eFootball? Top Up eFootball Coins di Gerai Gamer

Kalau skill sudah mulai berkembang, sekarang waktunya menyiapkan skuad yang sesuai dengan gaya bermain kamu.

Kamu bisa top up eFootball Coins di Gerai Gamer untuk memenuhi kebutuhan Coins di dalam game. Dengan Coins yang tersedia, kamu bisa lebih leluasa mengikuti konten atau kebutuhan Dream Team yang sedang kamu incar.

Tapi ingat, Coins dan pemain bagus bukan jaminan otomatis menang. Kalau ingin jago eFootball, kemampuan membaca permainan tetap harus jadi prioritas.

Jadi, upgrade skuad boleh, latihan jangan berhenti!


Kesimpulan

Untuk jago eFootball, kamu nggak harus langsung menguasai semua teknik sulit. Mulai saja dari kebiasaan sederhana: jangan asal sprint, lihat ruang sebelum passing, bertahan dengan sabar, dan jangan panik ketika kehilangan bola.

Kenali juga karakter pemain, jangan terburu-buru menyerang, dan selalu evaluasi kesalahan setelah pertandingan. Kalau dilakukan konsisten, permainan kamu bakal terasa jauh lebih rapi.

Sementara untuk mendukung perkembangan Dream Team, kamu bisa top up eFootball Coins di Gerai Gamer. Gabungkan skuad yang sesuai dengan skill yang terus diasah, dan siap-siap bikin lawan lebih sulit mendapatkan kemenangan!